10 Ciri Anjing Cacingan dan Cara Mengobatinya

Anjing Cacingan adalah salah satu keluhan kesehatan yang universal dirasakan anjing. Keadaan tersebut bisa merangsang permasalahan sungguh-sungguh. Buat menghindari hewan kesayangan di rumah mengalaminya, kalian butuh ketahui pemicu anjing cacingan. Akan namun, upaya penangkalan bisa jadi juga tidak senantiasa sukses. Terdapat saja celah cacing masuk ke badan anjing.

Nah, kalian juga butuh memahami identitas anjing cacingan dan gimana cara mengatasinya. Ikuti uraian lengkapnya pada pembahasan berikut.

Ciri-Ciri Anjing Cacingan

Indikasi anjing cacingan bisa berbeda-beda cocok jenis parasit yang jadi penyebabnya. Tetapi, terdapat sebagian ciri cacingan pada anjing yang dapat kalian perhatikan.

  1. Diare ataupun muntah
  2. Sakit perut, disyarati dengan perut buncit
  3. Penyusutan berat badan
  4. Bulu anjing nampak tidak terawat
  5. Anjing nampak lesu
  6. Anjing hadapi dehidrasi
  7. Kekurangan gizi
  8. Anemia
  9. Penyumbatan usus ataupun pneumonia
  10. Terjadi pendarahan dalam tinja (merah cerah ataupun ungu tua)

“Anjing yang hadapi cacingan umumnya kerap menyikat pantatnya ke lantai ataupun tembok. Umumnya anjing juga berjalan dengan sedikit mengesot. Apalagi, pada permasalahan cacingan parah, kulit anjing nampak menguning, paling utama pada mukosa mata dan gusi,” kata drh. Jepriadi Kartawinata.

Sesungguhnya, ciri cacingan pada anjing lumayan susah dikenali. Jika kalian menciptakan indikasi di atas pada anabul kesayangan, lekas kunjungi dokter hewan buat memperoleh pengecekan merata. Jika tidak ditangani dengan pas, cacingan dapat memunculkan permasalahan kesehatan yang sungguh-sungguh. Penyakit ini dapat menginfeksi anjing yang lain. Apalagi, sebagian jenis cacing dapat menginfeksi manusia.

Oleh sebab itu, senantiasa bilas kotoran anjing dengan hati-hati dan yakinkan hewan peliharaanmu senantiasa sehat.

Anjing Cacingan

Penyebab Anjing Cacingan

Terdapat 4 jenis cacing pada anjing yang biasanya menimbulkan peradangan, ialah cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing pita. Sebagian cacing gelang, semacam toxocara canis dan toxascaris leonine apalagi bisa menyerap nutrisi dari anjing yang terinfeksi.

Bisa jadi kalian bingung mengapa anjing cacingan? Sesungguhnya, cacingan pada anjing tercantum keadaan yang relatif universal. Karena, cacing yang diucap parasit usus ini bisa melanda anjing melalui bermacam cara penularan.

Berikut ini sebagian keadaan pemicu anjing cacingan, ialah:

1. Penularan dari Induk Anjing

Cacing gelang dan cacing tambang bisa menembus rahim. Itu sebabnya, keadaan anak anjing cacingan dapat terjalin semenjak lahir. Cacing juga dapat meluas lewat air susu induknya. Ini merupakan rute peradangan cacing gelang yang sangat universal.

2. Anjing Menelan Tanah yang Terkontaminasi

Sumber utama peradangan cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk yang lain pada anjing merupakan tanah yang terkontaminasi. Parasit hidup di usus dan bertelur di feses anjing, kemudian dikeluarkan dan mencemari tanah. Sehabis sebagian lama, feses di tanah akan menghilang, namun parasitnya bertahan sepanjang bertahun-tahun.

Anjing umumnya terinfeksi saat menjaga diri dan konsumsi suatu di tanah yang terkontaminasi. Tanah yang turut terhisap akan menimbulkan anjing cacingan.

3. Berjalan di Tanah yang Terkontaminasi

Jenis cacing tambang bisa meluas apalagi kala anjing berjalan di tanah yang terkontaminasi. Parasit bisa menembus bagian mana juga dari kulit anjing saat bersentuhan dengan tanah yang terinfeksi, semacam kaki ataupun perut.

4. Memakan Hewan Lain yang Terinfeksi

Anjing juga dapat cacingan jika memakan hewan yang lain yang terkontaminasi, semacam tikus. Peradangan cacing gelang, cacing tambang, cacing pita, dan cacing cambuk seluruhnya bisa meluas dengan cara ini. Terlebih, hewan pengerat bisa menangkap cacing dengan cara yang sama semacam anjing.

5. Penularan dari Kutu Anjing

Peradangan cacing pita merupakan salah satunya parasit usus yang bisa meluas lewat kutu dan tidak melalui cara lain. Seekor anjing cuma akan tertular jika dia memakan kutu yang bawa telur cacing pita.

Anjing Cacingan

Cara Mengatasi Anjing Cacingan

Salah satu cara menanggulangi anjing cacingan yang sangat disarankan merupakan memakai obat cacing. Tetapi, dosis obat dan durasi penggunaannya wajib dengan anjuran dokter. Tidak seluruh cacing merespons penyembuhan yang sama. Pemakaian obat cacing tanpa formula dokter tidak disarankan sebab kurang efisien.

Dokter hewan wajib membenarkan keadaan anjing terlebih dulu lewat pengecekan feses. Sehabis dikenal jenis cacing pada anjing, ditentukanlah obat dan dosisnya yang cocok. Obat cacingan buat anjing ini digunakan buat menghentikan perkembangbiakan dan membasmi cacing dari dalam badan anjing. Penyembuhan akan efisien jika kalian juga teratur mensterilkan kandang dan area anjing.

Teratur mendatangi dokter hewan dan memberikan obat cacing bulanan dapat menolong melindungi anjing dari cacing hati dan parasit usus. Memberikan obat cacing tiap bulan kepada anjing berbadan dua juga bisa menghindari peradangan cacing menyusut kepada anak anjing semenjak dalam isi sampai disapih. Nantinya, anak anjing mulai dapat konsumsi obat cacing sehabis berakhir masa menyusui.

Berikut sebagian cara lain buat menolong anjing bebas dari cacingan:

  • Teratur mensterilkan anjing. Anjing yang sempat cacingan dapat kembali terinfeksi apabila lingkungannya tidak bersih
  • Jauhi terpapar dengan hewan peliharaan lain sangat lama
  • Pakai obat kutu pada anjing supaya bulunya bersih dan menghindari cacing pita bertelur
  • Jangan perkenankan anjing memakan hewan pengerat, hewan liar, ataupun bangkai

Memelihara anjing berarti kalian wajib merawatnya supaya senantiasa sehat. Salah satu triknya dengan mencermati kebersihan supaya anabul kesayangan tidak terinfeksi cacing. Jika kalian menciptakan indikasi beresiko pada anjing, semacam diare, lemas, kurang nafsu makan, muntah, dan yang lain, lekas mendatangi dokter hewan.